Sabtu, 17 Mei 2014

Cara merawat dan memperbaiki lampu sein

Cara Memperbaiki Lampu Sein Jika Mati | Flasher | Otomotif | Mesin | Mobil | Sepeda Motor.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEim3N5LYwzRPGm4RehylgOWndApa187GTUl5OwYqOqE6MZhZIkPcnSU-gqw8h62qqKUS7i3bIkbIIE7bsmEU_W_L1YSNJGTBLRAkbb3Rzfa3-xifFhpn0-Qz02rYNskhBd3EHjO2ZC1p2wG/s1600/flaser.jpg
Flasher adalah suatu komponen yang terdapat pada kendaraan yang berfungsi untuk lampu tanda belok ke kiri atau ke kanan atau hazard pada mobil ( berkedip - kedip ) secara otomatis.
Cara mengecek apakah rangkaian atau flaser atau lampu masih berfungsi ( telah dipraktekan pada sepeda motor APP KTM model suprafit ) ialah :




dudukan sein
jenis - jenis dudukan lampu sein
  1. Lepaskan Body sebelah kiri sepeda motor.
  2. Lepaskan flasher dari terminal kabel atau cop kabel.
  3. Sebelum kelangkah selanjutnya, priksa dahulu apakah lampu tanda ( sein kanan atau kiri putus atau tidak).
  4. Kemudian terminal kabel tersebut atau cop kabel tadi dihubungkan langsung dengan seutas kabel atau kawat ( konduktor ).
  5. Lalu coba anda hidupkan lampu sein kanan atau lampu sein kiri secara bergantian.
  6. Jika lampu sein menyala meskipun tidak berkedip, berarti ada kerusakan pada flasher.
  7. Tapi jika lampu reting mati, maka kerusakan bukan hanya pada flasher tapi juga pada kabel-kabel penghubungnya yang harus dibetulkan, priksa saklar apakah masih berfungsi dengan baik atau kunci kontak dalam keadaan baik.


Merawat Sistim EFI

Beberapa tahun belakangan ini era sepeda motor mulai mengarah ke teknologi injeksi. Banyak produsen dan pabrikan sepeda motor di tanah air yang mulai meluncurkan berbagai model sepeda motor injeksi. Bahkan di masa yang akan datang, hampir dipastikan seluruh motor terbaru yang akan dirilis ke pasaran sudah mengusung teknologi ini.
Cara merawat sepeda motor injeksi

Namun demikian, masih banyak orang  yang belum bisa menerima teknologi baru tersebut karena beranggapan merawat sepeda motor injeksi itu sulit. Tapi sebenarnya para otomania tak perlu ragu untuk memiliki motor berteknologi injeksi ini, karena yang perlu dilakukan adalah perawatan yang tepat agar performa motor tetap dalam kondisi prima.
Berikut adalah beberapa tips yang dapat anda coba untuk merawat tunggangan besi berinjeksi Anda:

1. Gunakan bahan bakar beroktan tinggi

Bahan bakar oktan 90 keatas adalah yang paling dianjurkan untuk dikonsumsi oleh sepeda motor injeksi. Kinerja mesin akan berpengaruh jika menggunakan bahan bakar berkualitas rendah dan akan meninggalkan kerak pada sistem injeksi serta mengakibatkan kerusakan pada komponen mesin.
Selain itu, bahan bakar berkualitas buruk yang ditambahkan dengan oktan booster dengan spesifikasi yang tidak sesuai akan menyebabkan tersumbatnya lubang injektor.

2. Perhatikan kondisi aki

Sepeda motor injeksi sangat bergantung pada kondisi aki sebagai penghidup mesin dalam sistem pembakarannya. Oleh karena itu, perhatikan kondisi aki secara rutin. Jika air akinya kurang, tambahkan dengan air aki yang banyak beredar di pasaran. Namun jika aki sudah tidak menghasilkan arus listrik yang maksimal, segera ganti aki motor injeksi anda sebelum aki benar-benar soak.

3. Ganti oli secara teratur

Rajinlah mengganti oli transmisi secara rutin. Jangan sampai mesin anda kering karena kurangnya pelumas sehingga mengakibatkan terganggunya kinerja mesin. Usahakan untuk mengganti oli mesin setiap 1.000 km sekali dan oli gear setiap 5.000 km. Jangan lupa juga untuk mengganti oli shockbreaker, khususnya pada motor jenis matik, setiap 10.000 km atau sampai sudah terdengar suara mendecit.

4. Periksa ECU
ECU atau Electronic Control Unit adalah otak dari pengoperasian sistem injeksi pada sepeda motor. Keseluruhan unit injektor, baik takaran bahan bakar yang disemprotkan maupun buka tutup klep injektor juga diatur oleh ECU, sehingga bila peranti ini terganggu maka kinerja injektor juga tidak akan berjalan sebagaimana mestinya dan bisa mengakibatkan motor menjadi mogok. Oleh karena itu disarankan untuk memeriksa ECU secara berkala kepada ahlinya seperti montir atau mekanis.

5. Perawatan busi

Sepeda motor injeksi
.
Busi merupakan pemantik api yang dibutuhkan saat proses pembakaran mesin. Rawatlah busi secara berkala agar dapat maksimal untuk membakar mesin di ruang pembakaran.
Jika busi rusak maka proses pembakaran tidak akan sempurna dan membuat mesin menjadi kurang bertenaga bahkan mengakibatkan sepeda motor menjadi tidak menyala. Gantilah busi pada setiap jarak tempuh 20.000 km agar performa mesin tetap berjalan maksimal.

6. Periksa bahan bakar di tangki

Jangan pernah membiarkan tangki kosong pada saat sepeda motor dikendarai. Selalu cek tangki bensin dan jangan biarkan dalam keadaan kurang terisi. Jika kosong, kotoran pada tangki bensin akan mudah terserap dan akan menghambat kinerja mesin. Disarankan untuk mengisi bahan bakar ketika bensin tersisa ¼ di tangki.

7. Lakukan servis berkala

Jangan lupa untuk menservis sepeda motor injeksi anda secara berkala setiap 3.000 km sekali atau sesuai dengan buku petunjuk pemakaian. Usahakan untuk membawanya ke tempat servis minimal 3 bulan sekali, namun jika sepeda motor sering digunakan, servis rutin sebulan sekali sangat dianjurkan.

Merawat stirkom motor



Memperbaiki Setang Motor Longgar dan Gak Lurus


http://harga-detail.blogspot.com/2013/10/memperbaiki-setang-motor-longgar-dan.html
MOBIL MOGOK - Memperbaiki Setang Motor itu mudah. setang motor yang gak lurus atau gak center atau juga yang kom stir nya longgar akan membuat motor kurang enak saat di kendarai. untuk kom setang longgar jika injak lobang akan ada bunyi seperti benturan. dan untuk yang bengkok setangnya atau gak lurus akan membuat anda pegal memegang setang karena posisi tangan tidak sama dalam memegang setang.

Bagaimana cara memperbaiki kerusakan seputaran araeal setang motor, berikut langkah dan cara2nya. untuk melakukanya anda hanya harus paham cara memasang dan membuka baut serta cara memukul, hehehe..... itu saja modal menjadi bengkel dadakan hehe,becanda mas bro.....
langsung saja kita ke pembahasan :

1. Memperbaiki setang bengkok atau tidak lurus

langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuka batok lampu atau semua body yang menutupi setang. nah di area bawah dari setang ada baut pengunci dari setang tsb, kendurkan dan atur kelurusan dari setang kemudian kencangkan kembali.jika setangnya yang bengkok, anda bisa meluruskanya dengan pengepresan maupun ganti aja yang baru. jika kerusakan berasal dari segitiga atau as halu2 shockbreaker bengkok anda bisa mengepresnya ke tukang pres atau ganti saja jika terlampau parah.

2. Memperbaiki kom stir / kom setang longgar

langkah pertama anda harus membuka batok lampu dan body depan untuk motor bebek dan matick, dan segitiga atas untuk motor laki, nah akan terlihat mur setelan / pengunci dari as segitiga, kendorkan mur yang pertama tak usah dibuka kendurkan sajadan kencangkan sedikit demi sedikit mur yang kedua, goyang2kan roda depan cari kekencangan yang di inginkan ( tidak berat di belokan dan tidak goyang). setelah didapat, kencangkan mur yang pertama. ini untuk mengunci mur yang kedua supaya tidak berubah.

Tips Merawat Filter Udara

Tips Merawat Filter Udara


 

FILTER udara adalah komponen penting, yang bila tidak berfungsi dengan baik, udara yang masuk bersama bahan bakar menuju ruang mesin bisa bercampur debu dan mengganggu kinerja mesin. Memang perawatannya relatif mudah, tinggal melepas filter dari sarangnya, lalu menyemprotkan kompresor. Menyimak aneka jenis filter udara yang ada di pasaran, tentulah cara merawatnya berbeda – beda.
Untuk filter dari karton, usia pakainya paling lama cuma sekitar 2.500 hingga 5000 km. Pada usia pakai tertentu, permukaan karton menjadi “Berbulu”. Bila hal ini dibiarkan, serpihan lembut yang bercampur dengan debu itu bisa ikut masuk ke “Dapur Pacu” alias ruang pembakaran. Efek sampingnya, permukaan silinder akan tergores. Merawat filter karton, relatif mudah. Angkat filter dari sarangnya, lalu bersihkan dengan kompresor udara. Kalau perlu, bagian pinggir filter di ketuk pakai gagang obeng hingga debu yang melekat rontok semua.
Berbeda dengan filter yang terbuat dari spons yang umumnya mampu bertahan hingga 15.000 km atau setahun pakai. Merawat saringan yang satu ini juga mudah. Celupkan saringan spons ke dalam air, lalu cuci pakai deterjen. setelah benar – benar bersih, keringkan dengan cara di angin – anginkan ataupun di jemur, tetapi jangan sampai kena matahari secara langsung. Setelah kering, filter siap di pasang kembali.
Untuk filter berbahan serat katun, lain lagi ceritanya. Yang satu ini, perawatannya agak mahal, lantaran harus dibersihkan pakai cairan khusus. Untuk K dan N, misalnya ada larutan pembersihnya sendiri. Pembersih yang terdiri dari sabun khusus dan oli ini, penggunaannya agak khusus. Setelah filter di lepas dari sarangnya, ketok peranti penyaring udara itu hingga semua debu dan kotoran yang menempel rontok semua.
Tahap selanjutnya adalah menyiram filter tersebut dengan air yang mengalir, baru kemudian di semprot dengan cairan sabun khusus. setelah didiamkan sekitar 5 menit, filter tersebut kemudian di siram kembali dengan air. Proses tersebut di ulang hingga air sisa pencucian terlihat lebih bening.

Cara Stel Karburator Mobil

Cara stel karburator mobil sendiri

Seperti kita tahu bahwa setelan karburator sangat berpengaruh terhadap kinerja mesin yang otomatis akan berpengaruh pula pada kenyamanan bagi pengendaranya. Selain itu setelan karburator yang tidak benar akan mengakibatkan konsumsi bahan bakar menjadi boros dan permasalahan lain seputar egine stationer. Memang perlu diketahui bahwa di negeri maju, karburator sudah ditinggalkan dan diganti dengan sistem injeksi. Mengingat sistem ini lebih baik, dan suplai bensin menjadi lebih pasti dan pembakaran menjadi lebih bagus, homogin.

Namun harus diakui, masih banyak mobil di negeri ini yang menggunakan karburator. Masih
ada Jeep keluaran tahun 1948, masih ada Corolla 1962 dan banyak Kijang , Suzuki, Mitsubishi dan sebagainya.

Lalu bagaimana cara menyetel karburator yang benar? Berikut adalah jawabannya:
Ada 3 sekrup di karburator yang memegang peran penting membuat mesin bensin menjadi optimal.

  1. Sekrup idle up dikendorkan tetapi AC di hidupkan. Penyetelan berhenti ketika sekrup itu tidak bisa lagi merendahkan RPM mesin.
  2. Sekerup RPM mesin di turunkan RPM sampai sekitar 500, atau sampai tidak mati saja.
  3. Sekarang mulai dengan menyetel sekrup idle (campuran udara dan bensin). Putar sekrup ini ke kiri sampai nyaris mati. Kemudian kembali ke kanan sampai nyaris mati juga. Setelah itu putar perlahan-lahan mencari RPM tertinggi. Saat itulah kita akan menemukan campuran bensin dan udara terbaik. (bisa terjadi, karena karburator sudah kotor atau lama sehingga tersumbat, atau sekrup ini rusak, maka walaupun sudah di putar, dicari-cari tidak ada reaksi. Kalau menemukan kondisi seperti ini maka perlu melakukan OH karburator.
  4. Setelah menemukan campuran terbaik, sekarang setellah sekrup RPM sampai 700, 800 atau 900 sesuai permintaan pembuat mesin.
  5. Sekarang baru menyetelah sekrup idle up AC. Hidupkan AC, pasti RPM sudah berkurang, turun dari semula. Sekarang stel sekrup idle up sampai mencapai RPM, biasanya 900 atau 1000.
  6. Coba AC dimatikan, apakah sekarang RPM idle ke RPM yang diinginkan?
CATATAN :

Bahwa cara tersebut diatas adalah dengan syarat kondisi karburator masih dalam keadaan normal, baik itu fungsi SKEP, PELAMPUNG, SEPUYER, CHOKE, SELENOID, VACUUM dll.

Karena perlu diingat bahwa faktor umur mobil sangat berpengaruh pada kondisi karburator itu sendiri, terutama pada bagian AS SKEP. Bayangkan apabila umur mobil sudah 18 tahun, berarti selama 18 tahun itu pula 'as skep' sudah di kikis seiring injakan pedal gas dari penggunanya, otomatis lubang 'as skep' tersebut semakin lebar, dan 'as skep' pun sudah tidak presisi lagi, yang akan mengakibatkan komponen skep tidak bisa menutup ruang karburator secara sempurna. Kalo sudah bengini biasanya mesin mobil akan tidak stationer, walaupun terkadang stationer besoknya pasti tidak stationer lagi.

Hal yang perlu dilakukan adalah memperbaiki 'lubang as skep' menjadi presisi lagi atau mengganti komponen skep yang sesuai (presisi) dengan ruang karburator.